Magelang Waspada Hujan Petir Setelah Guyuran Hujan Sejak Pagi

oleh -75 Dilihat
banner 468x60

Wilayah Magelang dan sekitarnya kini berada dalam status waspada terhadap potensi hujan lebat yang menyertai kilat atau petir. Peringatan ini muncul setelah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur kota tersebut sejak pagi hari. Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga menjelang malam hari.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak sekunder dari cuaca buruk ini. Oleh karena itu, warga yang tinggal di daerah lereng perbukitan harus mewaspadai potensi tanah longsor akibat kejenuhan tanah oleh air hujan. Pihak otoritas setempat juga meminta pengendara untuk berhati-hati karena jarak pandang yang menurun drastis saat hujan petir melanda.

Puncak Cuaca Ekstrem pada Sore Hari

Data satelit menunjukkan adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang sangat masif di atas langit Magelang. Sebab, pertemuan massa udara basah memicu pembentukan awan hujan yang tebal dan gelap. Selain itu, suhu udara yang turun sejak pagi hari mempercepat proses kondensasi di atmosfer wilayah tersebut.

Akibatnya, petir dengan intensitas tinggi berpotensi menyambar fasilitas umum dan jaringan listrik di area terbuka. Namun, petugas BPBD Magelang sudah bersiaga penuh untuk menangani kemungkinan pohon tumbang atau papan reklame yang roboh. Selanjutnya, tim reaksi cepat terus memantau debit air di sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Merapi guna mengantisipasi banjir kiriman.

Baca juga:Masih Ada 1.200 RTLH di Kota Magelang, Pemkot Gandeng

Cuaca Jateng 19 Januari: Magelang Waspada Hujan Petir Hari Ini -  Murianews.com

Imbauan Keamanan bagi Masyarakat

BPBD Magelang mengeluarkan serangkaian imbauan agar warga tetap aman selama cuaca ekstrem berlangsung. Bahkan, mereka menyarankan masyarakat untuk segera mencari tempat perlindungan yang kokoh saat mendengar suara guntur yang keras. Oleh sebab itu, berteduh di bawah pohon atau baliho besar sangat tidak dianjurkan karena risiko sambaran petir dan angin kencang.

“Kami meminta warga tetap tenang namun selalu waspada. Oleh karena itu, segera cabut perangkat elektronik dari stopkontak saat hujan petir mulai menghebat,” ujar salah satu petugas lapangan BPBD Magelang.

Selanjutnya, para petani di wilayah perdesaan Magelang sebaiknya menghentikan aktivitas di sawah saat langit mulai gelap. Dengan demikian, risiko kecelakaan akibat sambaran petir di area terbuka dapat diminimalisir secara maksimal.

Dampak pada Lalu Lintas dan Sektor Pariwisata

Hujan yang turun sejak pagi mulai mempengaruhi arus lalu lintas di jalur utama Magelang–Yogyakarta. Sebab, genangan air di beberapa titik jalan menghambat laju kendaraan bermotor. Oleh karena itu, petugas kepolisian kini berjaga di persimpangan jalan untuk mengatur arus agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Berikut adalah beberapa poin penting untuk menghadapi cuaca di Magelang hari ini:

  1. Siapkan Jas Hujan: Selalu bawa perlengkapan pelindung hujan saat harus beraktivitas di luar ruangan.

  2. Pantau Informasi BMKG: Pantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi resmi atau media sosial.

  3. Hindari Area Rawan: Jauhi bantaran sungai dan lereng curam saat intensitas hujan meningkat tajam.

Sebagai tambahan, pihak pengelola wisata luar ruangan di Magelang juga membatasi aktivitas pengunjung demi keselamatan bersama. Sebagai penutup, kewaspadaan mandiri adalah kunci utama untuk menghindari kerugian materiil maupun korban jiwa. Dengan demikian, masyarakat Magelang diharapkan dapat melewati kondisi cuaca ekstrem ini dengan aman dan selamat.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.